12 Negara Siap Hadiri Halaqah Ulama ASEAN 2017

0
203
Kepala Badan Litbang dan Diklat Abdurrahman Masud. (foto:ist)
Kepala Badan Litbang dan Diklat Abdurrahman Masud. (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS-Halaqah (Sarasehan) Ulama ASEAN yang ke-7 akan kembali digelar dalam waktu dekat pada 17-19 Oktober 2017 di Jakarta.

Event tahunan yang diselenggarakan oleh Pusat Peneletian dan Pengembangan Pendidikan Agama dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat  Kementerian Agama ini akan mengusung tema “Penguatan Daya Saing Lembaga Pendidikan Islam ASEAN”.

Halaqah tahun ini rencananya akan diikuti oleh  12 negara dengan 10 negara ASEAN dan dua Negara dari Cina dan Timor Leste. Sejumlah pakar dan topik menarik pun akan dibahas seperti “Daya Saing Ekonomi & Lembaga Pendidikan Islam di ASEAN”, “Pendidikan Islam ASEAN dan Daya Saing Sumber Daya Manusia” dan “Lembaga Pendidikan Islam di Asean: Wacana  Moderatisme dan Usaha Mengembangkan Pendidikan Berdaya Saing”.

Kepala Badan Litbang dan Diklat Abdurrahman Masud menganggap gelaran halaqah tahun ini akan menjadi lebih istimewa, karena didahului oleh penelitian tentang pesantren dan lembaga pendidikan yang memiliki kemandirian di bidang ekonomi, baik di Indonesia maupun di negara-negara ASEAN.

“Ternyata beberapa pesantren di Indonesia mampu mandiri dalam membiayai ekonomi dan mendorong jiwa wiraswasta kepada para santrinya. Di negara ASEAN lainnya, lembaga pendidikan Islam berjalan lewat usaha sendiri, terutama di negara-negara yang muslimnya minoritas, seperti Kamboja dan Philipina,” kata Masud.

Adapun alasan diangkatnya tema “Penguatan Daya Saing Lembaga Pendidikan Islam ASEAN” menurut Masud karena adanya peran sentral pendidikan dalam memajukan ekonomi dan menghasilkan SDM yang berkualitas.

“Pendikan itu segala-galanya, (proses dan hasil) pendidikan itu lambat, tapi ia adalah kekuatan yang dasyat,” ujar Masud. (Jab)

LEAVE A REPLY