MES Dorong Yogyakarta untuk Kembangkan Wisata Halal

0
176
Daerah Istimewa Yogyakarta. (foto:ist)
Tugu sebagai salah satu icon Daerah Istimewa Yogyakarta. (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS-Perkembangan wisata halal yang begitu pesat, menjadi perhatian berbagai daerah di Indonesia. Tak heran bila banyak daerah yang berupaya mengembangkan wisata halal untuk menjadikan daya tarik bagi wisatawan muslim. Salah satunya adalah Yogyakarta yang memiliki potensi besar untuk maju dalam pengembangan wisata halal.

Seperti yang ditegaskan Ketua Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syari (MES), Muliaman D. Hadad bahwa Yogyakarta selain dikenal sebagai kota pelajar juga perlu melebarkan sayap melalui pengembangan wisata syariah atau wisata halal.

“Pengembangan ekonomi syariah yang ada saat ini terkesan hanya terkonsentrasi melalui pengembangan lembaga keuangan syariah. Padahal, ekonomi syariah juga dapat dikembangkan melalui sektor wisata,” kata Muliaman baru baru ini.

Muliaman menilai  Yogyakarta memiliki potensi yang sangat besar untuk kemudian mengembangkan wisata halal. Apalagi, kini wisata halal sedang menjadi perhatian khususu oleh wisatawan dari seluruh dunia (khususnya wisatawan muslim).

“Tak perlu terlalu banyak melakukan perubahan, cukup dengan memanfaatkan potensi yang sudah ada namun dikemas dengan nuansa syariah dan halal. Salah satunya adalah dengan mengembangkan kuliner halal,” sarannya.

Menurutnya, kuliner adalah salah satu penopang utama dalam menjadi daya tarik pariwisata. Baik itu hidangan yang dapat disantap selama berwisata maupun kuliner yang sifatnya sebagai oleh-oleh. kuliner di Yogyakarta memiliki ciri khas tersendiri bagi para penikmatnya.

“Di beberapa negara maju, kuliner halal tengah menjadi primadona, bahkan bagi masyarakat non muslim sekalipun,” ungkapnya.

Selain itu, ia beranggapan bahwa Yogyakarta memiliki potensi untuk menggelar acara-acara berskala internasional yang bertujuan untuk mempromosikan produk-produk syariah dengan hal tersebut, Muliaman optimis kegiatan bernuansa syariah itu mampu menyedot perhatian wisatawan.

Ia pun meminta pihaknya agar MES terus menggandeng pelaku usaha maupun masyarakat untuk mewujudkan bisnis pariwisata berbasis syariah. Menurut Muliaman, pariwisata nantinya akan memiliki dampak ekonomi yang besar bagi usaha lainnya.

“Kita harus bisa melihat ini sebagai kesempatan untuk mengembangkan ekonomi syariah melalui sektor pariwisata. Bukan hanya dari sisi pengembangan lembaga keuangan,” katanya. (dik)

LEAVE A REPLY