Chocodot World dari Garut untuk Indonesia

0
531
Owner Chocodot ditemani Miss Chocolate 2017 dan Ketua IITCF bersama para pengusaha travel asal Jakarta dan Bandung foto bersama di salah satu ruang pamer Chocodot World usai peresmian, pada Minggu (17/9) (foto:hun)
Owner Chocodot Kiki Gumelar ditemani Miss Chocolate 2017 dan Ketua IITCF Priyadi Abadi bersama para pengusaha travel asal Jakarta dan Bandung foto bersama di salah satu ruang pamer Chocodot World usai peresmian, pada Minggu (17/9) (foto:hun)

HAJIUMRAHNEWS – Harus diakui, pamor Chocodot sebagai icon Garut kian cemerlang. Betapa tidak, kehadiran Chocodot mampu memberi warna tersendiri bagi kota Garut. Bahkan Minggu (17/9) kemarin, Chocodot kembali berinovasi dengan menghadirkan sebuah wahana edukasi sekaligus wisata belanja yang dikemas secara apik bernama Chocodot World.

“Inilah upaya kami dalam mensinergikan sekaligus mengakomodir apa yang dibutuhkan masyarakat dan pemerintah dalam meningkatkan dunia pariwisata maupun usaha daerah, khususnya di Garut dengan segala kelebihan yang ada,” kata pendiri sekaligus owner dari Chocodot, Kiki Gumelar di sela pembukaan Chocodot World, pada Minggu (17/9).

Menurut Kiki, kehadiran Chocodot World layaknya sebuah museum yang mengusung konsep edu wisata, dimana wisatawan akan diajak mengunjungi berbagai tahapan mulai dari perkebunan coklat, pabrik, pengolahan hingga penjualan. Tidak hanya itu, peserta juga akan disuguhkan informasi terkait kawasan wisata yang ada di Garut yang wajib dikunjungi. Karena itu, pihaknya telah menyusun program wisata yang asyik dan menyenangkan selama di Garut.

“Tidak melulu menjual Chocodot, tapi apa yang ada di Garut kita┬ápromosikan, bahkan seperti yang bapak ibu ketahui, Chocodot tampil dengan berbagai tema tidak hanya seputar potensi yang ada di Garut, tapi sejumlah wilayah di Indonesia,” katanya.

Karena itu ia mengajak semua pihak, khususnya dunia pariwisata inbound untuk mendukung program Chocodot world sebagai Eduvacation dengan tema Magical Chocodot Experience. “Chocodot World dari Garut untuk Indonesia,” ujarnya berpromosi.

Sementara Chairman Indonesian Islamic Travel Communication Forum (IITCF) Priyadi Abadi, tak dimungkiri lagi, lewat berbagai inovasi yang dilakukan Chocodot mampu membawa Garut ke pentas dunia. Tidak hanya itu, besarnya demand terhadap ragam produk Chocodot yang dikembangkan oleh PT Tama Coklat Indonesia kini telah hadir di sejumlah daerah, bahkan kerap tampil di event-event misi dagang Indonesia ke sejumlah negara.

“Ini semua dilakukan oleh Akang Kiki, sebagai putra daerah asli Garut untuk mendukung program pemerintah dalam bidang pariwisata dan bidang terkait lainnya,” kata Priyadi.

Di Chocodot World yang mengadopsi konsep museum tersebut, setiap pengunjung yang datang diawali dengan memasuki sebuah ruang teater, dimana peserta akan mendapatkan informasi seputar Garut, kawasan wisata, kuliner dan pastinya terkait Chocodot. Kemudian perjalanan dilanjutkan ke ruang berikutnya yang berisi informasi seputar coklat. Berikutnya masuk ke ruang yang menceritakan sejarah Chocodot mulai dari produk, berbagai penghargaan hingga sebaran Chocodot di Indonesia.

Di museum ini juga akan didapati replika Candi Cangkuang yang terbuat dari coklat. Tidak hanya itu, sejumlah replika icon dunia turut dipamerkan yang semuanya terbuat dari coklat. Masih di ruang yang sama peserta akan diajak bagaimana mengolah coklat. Setelah itu, peserta akan memasuki showroom sekaligus store produk Chocodot.

“Akang Kiki ini paling jago mengemas sebuah bisnis, padahal tujuannya jualan Chocodot, tapi dia bikin sedemikian rupa yang pada akhirnya, pengunjung akan membeli produknya. Salut dan memang brilian ide bisnisnya,” kata Priyadi saat diminta komentarnya terkait Chocodot World.

Karena itu, kata Priyadi, Chocodot yang menggandeng IITCF di hari grand opening Chocodot World ini sengaja datang ke Garut dengan membawa 23 pengusaha biro travel dari Jakarta dan Bandung yang dikemas dalam IITCF Educational Trip bertemakan Magical Chocodot Experience.

“Pantas kalau kita juga katakan bahwa inilah Chocodot World dari Garut untuk Indonesia,” pungkasnya.(hai)

 

LEAVE A REPLY