Hari Ini IITCF Edutrip Nusantara Sambangi Kota Garut

0
463

WhatsApp Image 2017-09-09 at 08.04.42HAJIUMRAHNEWS – Pagi ini, Sabtu (16/9) Indonesia Islamic Travel Communication Forum (IITCF) kembali menggelar Educational Trip (Edutrip) untuk para anggotanya. IITCF Edutrip yang diikuti 25 peserta  insan pariwisata dan jurnalis kali ini mencoba untuk mengeksplor keindahan nusantara. Dan untuk kali pertamanya, IITCF Edutrip yang diadakan hingga Minggu (17/9) akan mengunjungi Garut, Jawa Barat.

“Kalau biasanya IITCF menggelar Edutrip ke luar negeri, kali ini untuk pertama kalinya kita akan mengekplors keindahan Garut yang dikenal sebagai Swiss van Java,” kata Chairman IITCF, Priyadi Abadi saat menyampaikan sambutan dalam perjalanan menuju Garut.

Menurutnya, seperti biasanya dalam Edutrip IITCF akan banyak memberikan materi guiding selama dalam perjalanan. Di edutrip yang mengangkat tema Magical Chocodot Experience yang disponsori penuh oleh Chocodot ini peserta juga akan diajak menyambangi banyak destinasi wisata sekaligus menghadiri pembukaan Museum Chocodot World. “Sesuai dengan namanya, acara kita tidak melulu jalan-jalan, tapi diisi dengan berbagai materi guiding dan bidang lainnya yang terkait,” ujarnya.

Sementara project officer IITCF Edutrip Muhammad Fajar Akbar menjelaskan di hari pertama setibanya di kota Garut, peserta akan mengunjungi Situ Cangkuang, di mana di kawasan itu terdapat Makam Arif Muhammad dan Candi Cangkuang yang bersebalahan. Masih di lokasi yang sama, terdapat pula Kampung Pulo yang hanya terdiri dari tujuh rumah untuk tujuh kepala keluarga. “Jadi lokasinya ada di seberang danau, nanti kita akan menyebranginya dengan rakit.,” kata Fajar.

Perjalanan berikutnya, kata Fajar, usai sholat dzuhur, peserta akan menuju Goah Gumelar (Gogum) Cafe untuk makan siang. Setelah itu perjalanan dilanjutkan ke Talaga Bodas. “Dalam perjalanan menuju Talaga Bodas, kita akan sekaligus menyaksikan Gunung Piramida yang beberapa tahun lalu pernah viral dan bikin heboh kalau di Garut ada piramida seperti di Ghizaa Mesir,” jelasnya.

Kemudian, perjalanan selanjutnya akan kembali ke kawasan pusat kota Garut, namun sebelum beristirahat di Enggon Gumelar, peserta diajak mengunjungi pusat kerajinan kulit Sukareregang dan batik Garutan. “Nanti kita akan mengunjungi salah satu showroom sekaligus produsen jaket kulit terkenal Astiga. Ini juga termasuk yang mensupport kegiatan kita kali ini, bapak ibu nanti bisa berbelanja dengan potongan harga menarik. Baru setelah itu kita akan istirahat di Enggon Hostel dan makan malam di kawasan kuliner Cepluk,” ujarnya promosi.

“Seperti biasa, nanti sambil istirahat kita akan ada sesi sharing, briefing sekaligus evaluasi kegiatan dari pagi hingga malam nanti sembari ngopi di koffie talkie,” tambahnya.

Keesokan harinya, lanjut Fajar, peserta diajak menghadiri pembukaan Museum Chocodot World.  “Namun sebelumnya, di waktu subuh akan ada morning call dan shubuh berjamaah, dilanjut senam pagi bersama, baru setelah itu kita check out dan menuju pemandian air panas di Cipanas,” katanya.

Jika dilihat dari jadwalnya, edutrip yang diadakan IITCF sebagai ajang edukasi bagi para tour leader, owner biro travel muslim memang sarat materi-materi guiding. Tak heran bila kegiatan ini selalu dinanti oleh anggota IITCF untuk menimba ilmu sekaligus praktek di lapangan. “Karena memang IITCF mengemas kegiatan ini untuk meningkatkan skill dan pengetahuan para insan pariwisata, khususnya muslim tour,” pungkas Fajar. (hai)

LEAVE A REPLY