Mayoritas Travel Haji Umrah Kurang Maksimalkan Wisata Muslim

0
34
Ketua Umum Asphurindo Syam Resfiadi saat menjadi pemateri dalam talkshow Wisata Mulim di acara Umrah Hajj & Muslim Tours Expo 2017 yang diadakan oleh Forpuhy dan Asphurindo di Jogja City Mall, Yogyakarta, Sabtu (9/9). (foto:hun)
Ketua IITCF Priyadi Abadi dan Ketua Umum Asphurindo Syam Resfiadi saat menjadi pemateri dalam talkshow Wisata Mulim di acara Umrah Hajj & Muslim Tours Expo 2017 yang diadakan oleh Forpuhy dan Asphurindo di Jogja City Mall, Yogyakarta, Sabtu (9/9). (foto:hun)

HAJIUMRAHNEWS- Kini, wisata muslim makin berkembang seiring berjalannya trend bagi seluruh dunia. Tidak hanya di Negara-negara yang berpenduduk muslim, wisatawan muslim juga berusaha menikmati wisata muslim di berbagai negara non muslim. Namun seiring berkembang pesatnya wisata muslim, para pengusaha travel haji umrah masih kurang memaksimalkannya. Pada umumnya, mereka masih fokus di bisnis haji dan umrah saja.

“Mayoritas perusahaan travel haji umrah belum mempunyai produk wisata Muslim. Mereka masih fokus pada umrah dan haji,” kata Chief Excecutive Officer (CEO) Adinda Azzahra, Priyadi Abadi, saat menjadi pembicara di talk show Wisata Muslim Dunia di ajang Umrah Hajj Muslim Tour Expo 2017 di Jogja City Mall, Sabtu (9/9).

Menurutnya, fenomena ini juga terjadi pada peserta UHMT Expo  yang digelar hingga Minggu (10/9). “Bisa dikatakan, hampir semua peserta pameran belum mempunyai produk wisata Muslim. Mereka masih fokus pada umrah dan haji,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut, Priyadi yang juga chairman Indonesian Islamic Travel Communication Forum (IITCF) bersama Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah dan Inbound (Asphurindo) memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyosialisasikan program edukasi wisata Muslim.

Sementara Ketua Umum Forum Pengusaha Umrah Haji Yogyakarta (Forpuhy), Tanto mengatakan ajang expo ini adalah edukasi berkelanjutan dari adanya travel-travel  yang baik dan mau memperbaiki diri terutama mereka yg membuka usaha di Jogjakarta dan sekitarnya dan juga kepada calon jamaah umroh atau haji.

“Tanggapan dari peserta dan hasil yang diraih ternyata begitu positif, hingga hari terakhir pengunjung expo melimpah hingga lebih dari 5.000 orang yang datang,” kata Tanto, saat ditemui hajiumrah pada Minggu (10/9) malam.

Ia pun bersyukur atas capaian ini, yang dianggap telah melampaui target yang sebelumnya ditetapkan. Pasalnya, secara keseluruhan pameran tersebut mampu meraih transaksi Rp 6 miliar dan 300 calon jamaah haji dan umrah.

Selain itu, pameran ini juga memang tidak berorientasi bisnis semata, tapi kepada upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Terutama, pengetahuan tentang penyelenggaraan haji dan umrah serta muslim tur yang baik dan terpercaya. (dik)

LEAVE A REPLY