Tips Cukur Rambut Bagi Jamaah Haji

0
286

(foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS – Dalam menjalankan ibadah haji mencukur rambut salah satu persyaratan wajib di jalani bagi setip jamaah yang telah melaksanakan sa’i atau jamaah yang telah tiba di mina dari Muzdalifah. Mencukur rambut merupakan ritual umrah atau haji yang paling penting di jalani. terdapat 2 kategori dalam mecukur rambut yaitu :

Mencukur gundul rambut kepala atau al-halq. Sedangkan bila mencukur hanya sebagian rambut kepala, disebut taqshir. Di dalam al-qur’an terdapat ayat yang menyebutkan mengenai hal ini yaitu  QS. Al-Fath (48): 27:

“Sesungguhnya Allah akan membuktikan kepada Rasul-Nya, tentang kebenaran mimpinya dengan sebenarnya bahwa sesungguhnya kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, insya Allah dalam keadaan aman, dengan menggunduli rambut kepala dan mencukur sebagiannya, sedang kamu tidak merasa takut. Maka Allah mengetahui apa yang tiada kamu ketahui dan Dia memberikan sebelum itu kemenangan yang dekat.” (QS. Al-Fath (48): 27)

Ayat ini sebenarnya turun sebelum terlaksananya ibadah haji di zaman Rasulullah SAW (6 H). Sebelumnya, Rasulullah bermimpi melaksanakan ibadah haji. Dan di dalam mimpi itu tergambar Ia dengan para sahabat sedang melakukan ibadah haji, di mana sebagian dari mereka menggunduli rambut kepala dan sebagian lagi mencukur sebagian rambutnya.

Untuk mencegah terhindarnya penyakit menular seperti hepatitis A dan C yang di sebabkan ketika mecukur rambut , Kementerian Kesehatan memalui Kesehatan Haji memberi tips mencukur rambut yang baik bagi jamaah haji atau umrah. Berikut tipsnya:

  1. Gunakan pisau cukur sekali pakai.
  2. Disarankan tidak menggunakan gagang cukur yang sama dengan orang lain.
  3. Jangan mencukur rambut kepada tukang cukur di jalanan dan trotoar yang tidak memiliki lisensi.

Setelah para jamaah telah selesai melaksanakan Tahalul, jamaah diperbolehkan melepas pakaian atau kain ihram. Dan jaamah telah selesai melaksanakan semua rangkaian dalam menunaikan ibadah haji atau Umrah. (Meg)

LEAVE A REPLY