Jepang Perbanyak Fasilitas Ibadah dan Restoran Halal

0
141
Menu Bento Halal di Jepang. (foto:ist)
Menu Bento Halal di Jepang. (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS-Perkembangan Industri halal belakangan  mulai menyita perhatian pemerintah dan pelaku industri di berbagai penjuru dunia. Saat ini halal sudah menjadi gaya hidup dari masyarakat muslim. Di segman pariwisata, Ketersedian produk halal di negara yang akan dikunjungi bahkan menjadi pertimbangan paling penting bagi  muslim traveller.

Melihat hal ini sebagian negara pun mulai berbenah dan berlomba-lomba menyediakan beragam fasilitas yang mampu memenuhi kebutuhan halal dari pelancong muslim yang berkunjung. Salah satu diantaranya adalah Jepang.  Negeri Matahari terbit tersebut saat ini tengah gencar membangun fasilitas yang mendukung kebutuhan wisatawan muslim seperti restoran halal dan tempat ibadah.

Salah satu target pasar wisata halal Jepang adalah Indonesia. Selain karena merupakan negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia, Japan National Tourism Organization (JNTO) merilis Indonesia juga merupakan salah satu penyumbang wisatawan kenegaranya.

Manajer Japan National Tourism Organization (JNTO) atau Organisasi Wisata Nasional Jepang, Christiana Susanti menuturkan sebagian  besar tempat wisata di Jepang sudah didukung dengan fasilitas ramah muslim. Wisatawan muslim tak akan kesulitan mencari restoran halal dan tempat ibadah di beberapa daerah seperti Bandara Narita, Khansai, Osaka, dan Haenada.

“Tokyo dan Assaksa menjadi kota yang paling siap dengan semua fasilitas untuk mendukung muslim travellers, pihak organisasi Muslim Jepang sudah mulai meningkatkan infrastruktur pendukung, seperti mulai menambah musholla di restoran-restoran,” kata  Christiana di Jakarta, Kamis (24/08).

Untuk lebih memudahkan para pelancong muslim, organisasi Muslim di Jepang juga telah mencantumkan berbagai informasi-informasi penting, seperti restoran-restoran halal di laman facebook dan beberapa laman media sosial mereka.

“JNTO selalu mensosialisasikan kepada travellers Muslim terutama di Indonesia untuk mendapat kemudahan bagi Muslim traveller ketika berada di Jepang,” tutur Christina.

Nantinya, JNTO juga berencana mengenalkan empat tujuan wisata populer sebagai alternatif kepada masyarakat Indonesia pada event Japan Travel Fair (JTF) yang akan berlangsung pada 25 sampai 27 Agustus 217 di Mal Kota Kasablanca Jakarta. Keempat lokasi wisata tersebut adalah Prefektur Hiroshima, Wilayah Kanto (Gunma, Saitama, Tochigi), Prefektur Okinawa dan Wakayama.

Berdasarkan data yang dikeluarkan JNTO, wisatawan dari Indonesia yang berkunjung ke Jepang terus memperlihatkan peningkatan dan sampai Juli 2017, mencapai 208.000 orang, menempati peringkat kedelapan Asia setelah Korsel, Cina, Taiwan, Hongkong, Thailand, Singapura dan Malaysia.

Sepanjang 2017, beberapa pelaku wisata sudah menggelar banyak pameran perjalanan, diantaranya Indonesia Travel Fair, Cathay Pacific-HSBC Travel Fair, Singapore Airlines Travel Fair, Garuda Indonesia Travel Fair, Astindo Fair dan Indonesia International Outdoor Festival.

 

LEAVE A REPLY