Inilah Amalan di Hari Jumat yang Dianjurkan Rasulullah

0
182

kabah-arab-saudi-2HAJIUMRAHNEWS – Allah Subhanahu Wata’ala (SWT) dalam surat Al-Jumuah ayat 9-10 berfirman, yang artinya: “Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jumat, Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beliau. yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.”

Di hari Jumat, seorang laki-laki muslim yang telah baligh wajib melaksanakan shalat Jumat secara berjamaah di masjid. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam (SAW) yang artinya, “Shalat Jumat berjamaah adalah kewajiban bagi setiap muslim, kecuali empat golongan, yaitu budak, wanita, anak kecil, dan orang yang sakit” (HR. Abu Dawud).

Lantas dalam menjalankan ibadah sholat Jumat, Rasulullah SAW setidaknya menganjurkan beberapa sunnah yang bisa dilakukan oleh umat Islam. Diantaranya:

Memperbanyak Sholawat Nabi

Dalam riwayat Al-Baihaqi disebutkan bahwa Rasulullah pernah berpesan untuk memperbanyak sholawat. Sebagaimana hadist yang artinya “Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap hari Jumat. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jumat. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti“. (HR. Al-Baihaqi).

Mandi Jumat

Mandi pada hari Jumat wajib hukumnya bagi setiap muslim yang baligh, hal ini didasarkan pada hadits Abu Sa’id Al Khudri, di mana Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Mandi pada hari Jumat adalah wajib bagi setiap orang yang baligh.” (HR. Bukhori dan Muslim).

Menggunakan Minyak Wangi

Terkait penggunaan wewangian, Nabi SAW pernah bersabda yang artinya, “Barang siapa mandi pada hari Jumat dan bersuci semampunya, lalu memakai minyak rambut atau minyak wangi kemudian berangkat ke masjid dan tidak memisahkan antara dua orang, lalu sholat sesuai yang ditentukan baginya dan ketika imam memulai khotbah, ia diam dan mendengarkannya maka akan diampuni dosanya mulai Jumat ini sampai Jumat berikutnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Bersegera untuk Berangkat ke Masjid

Dalam sebuah keterangan disebutkan bahwa apabila imam telah naik mimbar dan muadzin telah azan di hari Jumat, maka kaum muslimin wajib bersegera memenuhi panggilan dan meninggalakan semua pekerjaannya.

Sebuah hadits menyebutkan, Anas bin Malik berkata, “Kami berpagi-pagi menuju sholat Jumat dan tidur siang setelah sholat Jumat.” (HR. Bukhari).

Dalam kitab Fathul Bari II halaman 388 disebutkan Al Hafidz Ibnu Hajar berkata, “Makna hadits ini yaitu para sahabat memulai sholat Jumat pada awal waktu sebelum mereka tidur siang, berbeda dengan kebiasaan mereka pada sholat zuhur ketika panas, sesungguhnya para sahabat tidur terlebih dahulu, kemudian sholat ketika matahari telah rendah panasnya.”

Memperbanyak do’a

Rasulullah menganjurkan kepada umatnya untuk memperbanyak doa di hari Jumat. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan Imam Bukhori yang artinya: “Pada hari itu ada saat yang tidaklah seorang hamba muslim bertepatan dengannya dalam keadaan dia berdiri shalat yang ia meminta sesuatu kepada Allah SWT melainkan akan dikabulkan oleh-Nya.” (HR. Bukhari)

Sholat Sunnah Ketika Menunggu Imam atau Khatib

Abu Huroiroh RA menuturkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barang siapa mandi kemudian datang untuk sholat Jumat, lalu ia sholat semampunya dan dia diam mendengarkan khotbah hingga selesai, kemudian sholat bersama imam maka akan diampuni dosanya mulai jum’at ini sampai jum’at berikutnya ditambah tiga hari.” (HR. Muslim).

Membaca Surat Al Kahfi

Disamping perbanyak doa, Rasulullah SAW menganjurkan pula untuk membaca Al-Quran khususnya Surat Al-Kahfi. Hal ini didasarkan pada sabda Nabi SAW yang artinya, “Barang siapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat maka Allah akan meneranginya di antara dua Jumat.” (HR. Imam Hakim dalam Mustadrok, dan beliau menshahihkannya).

LEAVE A REPLY