Majelis Taklim Telkomsel Salurkan 300 Paket Korban Kebakaran Klender

0
208
Penyerahan bantuan berupa 300 paket dari Majelis Taklim Telkomsel untuk korban kebakaran Klender, pada Rabu (23/8) (foto:mtt)
Penyerahan bantuan berupa 300 paket dari Majelis Taklim Telkomsel untuk korban kebakaran Klender, pada Rabu (23/8) (foto:mtt)

HAJIUMRAHNEWS-Asap pekat kembali menghiasi langit Jakarta pekan ini. Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di RT 01/10, Kampung Sumur, Kelurahan Klender tepat pukul 13.20 WIB, Selasa, (23/8). Sebanyak 300 rumah hangus terbakar dilalap si jago merah.

Sedikitnya 1.201 jiwa dari 305 Kepala Keluarga mengungsi di Posko Pengungsian Kelurahan Klender. Demikian keterangan resmi yang diterima hajiumrahnews.com pada Kamis (24/8).

Sebagai bentuk kepedulian atas kondisi korban terdampak kebakaran di Klender, Majelis Ta’lim Telkomsel (MTT) menyalurkan bantuan berupa 300 paket perlengkapan mandi, pakaian dalam, makanan ringan, dan susu kemasan. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Lurah Klender, Abdul Rahman Hakim di Posko Pengungsian sementara yang terletak di halaman Kantor Kelurahan Klender, Jl. I Gusti Ngurah Rai, Kp. Bulak Klender, Kec. Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu, (23/8).

Kepala Departemen Penyaluran MTT HO, Novi Valdian mengatakan MTT memiliki tanggungjawab moral untuk membantu sesama sebagai tanggung jawab moral meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menerima cobaan dan ujian dari Allah SWT. “Semoga bantuan yang diberikan dapat dipergunakan secara maksimal dan menjadi berkah untuk para mustahik di MTT yang sudah ikhlas memberikan donasinya untuk kemaslahatan umat,” kata Novi.

Lebih lanjut Novi mendoakan semoga saudara-saudara yang terkena musibah diberikan kesabaran, diampuni segala dosa, dan dimudahkan segala urusannya.

Para korban kebakaran saat ini juga masih membutuhkan bantuan dari para dermawan. Mulai dari makanan, perlengkapan shalat, hingga perlengkapan sekolah untuk 12 siswa PAUD, 84 siswa SD, 39 siswa SMP, dan 41 siswa SMK serta makanan khusus untuk 72 balita yang saat ini ditampung di pengungsian. (hai)

LEAVE A REPLY