Korban First Travel Minta Pemerintah Kucurkan Dana Haji

0
497
Jamaah Korban FT kembali datangi Gedung DPR RI, kali ini mereka yang didampingi Advokat Pro Rakyat mendatangi Fraksi PPP pada Jumat (18/8) (foto:ist)
Jamaah Korban FT kembali datangi Gedung DPR RI, kali ini mereka yang didampingi Advokat Pro Rakyat mendatangi Fraksi PPP pada Jumat (18/8) (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS – Ada yang menarik dari pengaduan korban biro perjalanan umrah First Travel (FT) saat mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Jumat (18/8). Sarah, salah seorang korban meminta pemerintah untuk mengucurkan satu persen dana haji untuk menyelamatkan nasib 62 ribu korban FT.

“Kemarin ada dana haji yang Rp 100 triliun, kalau diambil satu persen untuk menyelamatkan jamaah First Travel bisa tidak?” tanya Sarah, saat mengadukan nasibnya ke Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR di Senayan, pada Jumat (18/8).

Menurutnya, apa yang diusulkannya itu sangat masuk akal, pasalnya kejadian kasus FT korbannya mencapai 62.000 calon jamaah, tentu ini sudah melebihi bencana nasional. Terlebih, dirinya pun tidak lagi percaya dengan keterangan manajemen FT yang berubah-ubah.

Sebelumnya, FT mengklaim calon jamaah yang urung diberangkatkan sebanyak 35 ribu orang. Namun ternyata, setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian, ternyata ada 62 ribu orang yang belum diberangkatkan.

“Ada 62.000 orang, kalau saldo di rekeningnya tinggal Rp 1,5 juta, kami mau minta siapa? Mau jual tas ‘Kremes’-nya Annisa?” kata Sarah.

Lebih lanjut, Sarah juga mempertanyakan apakah uang pendaftaran yang dibayarkan calon jamaah ke FT sudah disetor ke Kementerian Agama. Mustinya, kata Sarah, ada bank guarantee (jaminan) seperti asuransi perjalanan.

“Kalau sudah setor Kemenag, apakah uang kami di First Travel ini ada asuransinya? Ada garansinya? Karena harapan kami remeh-temeh kok, berangkat atau refund,” katanya yang mengatakan bahwa dirinya telah menyetor uang sebesar Rp 70 juta untuk umrah bareng keluarganya yang berjumlah empat orang. (hai)

LEAVE A REPLY