Hendak Pergi Haji?, Perhatikan Hal Penting Ini !

0
1026
Kepadatan jamaah Haji saat di Tanah Suci. (foto:ist)
Kepadatan jamaah Haji saat di Tanah Suci. (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS-Ibadah haji merupakan ibadah yang wajib dilaksanakan oleh umat Islam yang mampu, baik secara ekonomi maupun secara fisik. Setiap tahunnya, jutaan muslim pergi dari berbagai Negara berkumpul di tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji. Tak heran, ibadah haji disebut sebagai migrasi terbesar manusia setiap tahunnya.

Banyak hal yang mesti dipersiapkan jika anda hendak pergi berhaji. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan menjaga diri saat di tanah suci, berikut kami rangkum beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat hendak pergi haji.

Kondisi Fisik

Hal pertama yang paling penting bagi calon jamaah haji adalah kesiapan secara fisik. Sebab pada dasarnya ibadah haji merupakan ibadah yang sangat menuntut kekuatan fisik.

Untuk memastikan kondisi kesehatan anda, cek kesehatan anda ke dokter setidaknya 4 minggu sebelum keberangkatan untuk mendiskusikan apakah Anda cukup fit untuk bepergian, vaksinasi apa yang Anda butuhkan dan tindakan pencegahan kesehatan apa yang perlu anda lakukan.

Lakukan setiap petunjuk atau prosedur kesehatan dari lembaga penyelenggara haji yang anda ikuti baik itu dari Kementerian Agama maupun Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Pastikan Anda meninjau kembali saran yang diterbitkan Kerajaan Arab Saudi perihal persyaratan kesehatan dan standar persiapan medis seprti vaksinasi. Biasanya, otoritas kesehatan Arab Saudi memberikan rekomendasi khusus bagi para calon jamaah haji terkait vaksinasi untuk pencegahan berbagai macam penyakit seperti influenza musiman dan meningitis.

Jika Anda mengkonsumsi obat-obatan biasa, pastikan Anda memiliki cukup waktu untuk perjalanan Anda dan membawa surat dokter untuk obat-obatan yang diresepkan.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi sendiri telah merekomendasikan agar jamaah yang berumur di atas 65 tahun, penderita penyakit kronis seperti penyakit jantung, penyakit ginjal, penyakit pernafasan, diabetes, jamaah yang bermasalah dengan kekebalan tubuh, keganasan dan penyakit terminal, wanita hamil, anak-anak di bawah 12 tahun untuk tidak ikut serta melaksanakan ibadah haji sebelum kondisi kesehatannya membaik.

Perhatikan Kondisi Iklim

Badan Metereologi dan Lingkungan Hidup Arab Saudi telah mengeluarkan peringatan kepada jamaah tentang cuaca ekstrem panas yang akan melanda Arab Saudi selama musim haji kali ini. Bahkan, suhu cuaca panas di Arab Saudi selama musim haji akan mencapai hingga 50 drajat celcius.

Untuk itu, pemerintah Arab Saudi menghimbau para peziarah agar melindungi diri agar terhindar dari sinar matahari, dehidrasi, kelelahan, cedera kaki dan penyakit pernapasan dan bronkial serta potensi penyebaran Corona Respiratory Syndrome Corona (MERS)/ Menangitis yang sering melanda setiap tahunnya.

Keamanan dan Keselamatan

Dengan jutaan peziarah yang melakukan ibadah haji setiap tahun, maka akan terjadi kepadatan penduduk khususnya di tempat-tempat keagamaan. Jemaah haji harus waspada dan sadar akan risiko keselamatan yang mungkin terjadi terlebih saat ini ancaman aksi terror semakin gencar tertuju ke Arab Saudi. Meski kemungkinannya kecil, tapi tak ada salahnya jika tetap waspada dan berhati-hati.

Selain itu, pastikan lindungi barang-barang berharga anda seperti uang, dompet dll agar terhindar dari pencurian. Saat hendak bertukar mata uang, pastikan mengunjungi tempat ramai dan berijin.

Lebih aman jika anda tidak membawa barang berharga seperti emas dan berlian karena akan lebih menarik perhatian dan rentan untuk dicuri.

Saat Sampai di Bandara

Dengan banyaknya peziarah yang mengunjungi Arab Saudi untuk berhaji, biasanya aka nada penundaan keberangkatan seperti yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya. Biasanya dibutuhkan beberapa jam untuk membersihkan bea cukai dan imigrasi di terminal haji.

Oleh karena itu, ada baiknya membawa makanan dan minuman pribadi saat terjadi penundaan keberangkatan.

Menjaga Kesehatan di Tanah Suci

Hindari menyentuh hidung, mulut atau mata dengan tangan yang tidak dicuci.

Cobalah untuk tidak terlalu sering berada di tengah-tengah kepadatan jamaah selama berhaji dan jika bisa, laksanakan ibadah di jam-jam malam.

Pria yang mencukur rambut mereka perlu memastikan tukang cukur menggunakan pisau (silet) sekali pakai dan mereka belum pernah digunakan sebelumnya. Mintalah tukang cukur berlisensi jika memungkinkan.

Berhati-hatilah saat makan di stand makanan. Makanlah daging yang sudah matang.Gunakan tissue saat batuk atau bersin dan buang setelah digunakan dan cuci tangan.

Persiapkan masker cukup banyak untuk mengindari penyebaran penyakit lewat udara. berhati-hati dalam menggunakan botol minuman/gelas, pastikan selalu dicuci sebelum digunakan.

Saat Sakit Selama di Tanah Suci

Biasakan sebelumnya bawa obat-obatan untuk pencegahan penyakit-penyakit seperti diare dan flu. Asupan cairan ekstra dianjurkan bagi mereka yang menderita diare. Bagi yang mengalami rehidrasi oral, belilah garam di apotik setempat.Carilah bantuan dari profesional kesehatan jika sakit anda terus berlanjut. (Jab)

 

LEAVE A REPLY