Kentalnya Dominasi Warna Merah di Masjid Niujie Beijing

0
356
Tour Leader asal Indonesia, Arsiya Heni Puspita tengah berpose di ruang utama Masjid Niujie Beijing. (foto; hdl)
Tour Leader asal Indonesia, Arsiya Heni Puspita tengah berpose di ruang utama Masjid Niujie Beijing. (foto; hdl)

HAJIUMRAHNEWS – Dalam program Halal Tour ke Beijing pada akhir Juni lalu, tepatnya 20 Juni 2017, para traveller muslim diajak menyambangi Masjid Niujie, Beijing. Sebuah Masjid yang memiliki pengaruh besar pada perkembangan Islam di China, khususnya di Kota Beijing. Dimana per 2016, kota ini memiliki populasi muslim sekitar 220 ribu muslim.

Selain untuk menunaikan ibadah sholat lima waktu, (jama’ ta’khir) Ashar dan Dzuhur. Para moslem traveller seakan tak mau kehilangan momen, untuk mengabadikan di setiap sudut bangunan yang didominasi warna merah ini.

“Ini merupakan tugas saya sebagai tour leader muslim untuk mengantarkan peserta tour ke masjid-masjid dalam rangka tetap menunaikan sholat wajib lima waktu selama tour,” kata Arsiya Heni Puspita, selaku tour leader sebagaimana rilis resminya yang diterima hajiumrahnews.com pada Jumat (14/7).

Masjid Niujie yang dibangun tahun 996 M semasa Dinasti Liao (916-1125M) ini merupakan masjid terbesar di Beijing yang tampil dengan perpaduan arsitektur Tiongkok dan Timur Tengah. Masjid ini juga pernah dihancurkan oleh tentara Mongol pada tahun 1215 M. Lalu dibangun kembali oleh Dinasti Ming pada 1443M.

Dalam perkembangannya, Masjid Niujie telah mengalami beberapa kali renovasi. Bahkan di masa Dinasti Qing tepatnya tahun 1696M, sempat diperluas. Dan setelah terbektuknya Republik Rakyat China (RRC) pada 1949, masjid ini juga pernah mengalami tiga kali renovasi di tahun 1955, 1979 da terakhir 1996.

Masjid Niujie terdiri dari ruang ibadah utama, dua menara masing-masing setinggi 10 meter. Masjid yang terbagi menjadi dua bangunan ini juga dilengkapi ruang kantor dan perpustakaan. Di masjid ini pula terdapat dua makam tokoh Islam dari Persia, yakni Ali (1283M) dan Ahmad Burdani (1320 M).

Penamaan masjid Niujie yang artinya Jalan Sapi diambil dari lokasi, dimana di tempat tersebut ada pasar daging sapi dan kambing. Di sekitar lokasi juga banyak didapati makanan halal dan minimarket halal. (*/hai)

LEAVE A REPLY