Palestina, Menyusuri Jejak-Jejak Para Nabi

0
581

al-aqsha-lama-9HAJIUMRAHNEWS – Tak dimungkiri lagi, menyusuri jejak para Nabi di tanah yang diberkahi, Palestina –yang kini masih berada di bawah kekuasaan Israel- memberi pengalaman tersendiri. Selain untuk memasuki wilayah Palestina, para wisatawan bisa melalui Jordan, atau Israel, wisatawan juga musti melalui gerbang pemeriksaan yang ketat. Tidak hanya ancaman keamanan di negeri yang rawan konflik, untuk mencapai Palestina, pengunjung musti melewati imigrasi Israel.

Setidaknya, di kawasan Palestina terdapat banyak situs sejarah yang menjadi bukti jejak para nabi. Termasuk pula peradaban tiga agama samawi yakni Islam, Nasrani dan Yahudi. Di sini pula banyak ditemui bangunan masjid, pemakaman para nabi dan sahabat. Lantas, tempat dan kawasan mana saja yang kerap dijadikan destinasi para pelancong muslim saat bertandang ke Palestina? Berikut diantaranya:

Masjid Al-Aqsha

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah Radhiallahu Anhu (RA), disebutkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam (SAW) bersabda, “Janganlah bersusah payah melakukan perjalanan jauh kecuali menuju tiga masjid: Masjidku ini (Masjid Nabawi), Masjid Al-Haram (di Mekkah) dan Masjid Al-Aqsha (di Palestina).”

Bahkan dalam Al-Quran surat Al-Isra ayat 1 disebutkan, yang artinya: “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami.  Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”

Ayat tersebut menunjukkan bukti kesucian Masjid Al-Aqsha dan Yerusalem, kota tempat masjid itu didirikan sebagai tempat yang disucikan bagi umat Islam sedunia. Sebagaimana Mekkah yang disucikan karena terdapat Baitullah atau Ka’bah di  dalamnya. Selain itu dari Masjid Al-Aqsha inilah Rasulullah SAW bermi’raj menghadap Allah Subhanahu Wata’ala (SWT) untuk menerima perintah shalat. Lalu dijadikan arah tujuan shalat (kiblat) pertama sebelum kemudian dialihkan ke Ka’bah di Mekkah berdasarkan perintah Allah SWT pada surat Al-Baqarah ayat 144.

Masjid Al-Aqsha yang dalam arti harfiah berarti Masjid terjauh adalah salah satu tempat suci bagi umat Islam yang terletak di kompleks bangunan suci kota lama Yerusalem (Yerusalem Timur).  Kompleks ini dikenal oleh umat Islam sebagai Al-Haram As-Syarif (tanah suci yang mulia), dimana di dalamnya selain bangunan Masjid Al-Aqsha juga terdapat Masjid Kubah Batu As-Shakhrakh (The Dome of The Rock).

Masjid Al-Aqsha di Yerusalem ini juga merupakan kiblat shalat pertama bagi umat Islam pada zaman Nabi sampai dengan 17 bulan setelah hijrah ke Madinah saat Nabi mendapatkan wahyu Allah SWT untuk mengubah arah Kiblat ke Masjidil Haram di Mekkah.  Tempat ini juga dikenal oleh umat Yahudi maupun Kristen sebagai Bukit Bait Suci (Temple Mount) yang konon adalah letak dari Haikal Sulaiman, tempat paling suci bagi agama Yahudi.

Betlehem

Masih di wilayah Palestina, Bethlehem merupakan kota budaya dan wisata, khususnya wisata rohani. Inilah kota kelahiran Nabi Isa Alaihissalam (AS), dimana kota ini kerap dikunjungi oleh umat Islam dan Kristiani. Kota berpenduduk sekitar 29 ribu jiwa, Bethlehem berada di wilayah Tepi Barat, Palestina.

Masjid Ibrahimi

Masjid Ibrahimi terletak di kota Hebron. Tepatnya di tengah-tengah kampung bersejarah yang usianya lebih dari 6000 tahun yang dibangun oleh bangsa Arab Kan’an. Meski demikian, masjid ini masih terawat dengan baik. Masjid yang membawa warisan peninggalan para Nabi Ibrahim, Ishak, Yakqub dan Yusuf Alaihissalam. Di sinilah Nabi Ibrahim membangun dasar-dasar keimanan dan tauhid.

Tembok Ratapan

Boleh jadi, Tembok Ratapan atau Tembok Barat di Yerusalem ini menjadi situs sakral bagi kaum Yahudi. Namun tak ada salahnya umat Islam untuk mengetahui seperti apa bangunan berupa tembok tersebut, yang tak lain adalah sisa-sisa dari salah satu dinding sebuah kuil Yahudi.

Tembok Ratapan merupakan dinding batu yang menjulang sekitar 18,9 m dari atas tanah. Ribuan orang berziarah di sana setiap tahun. Tembok Ratapan merupakan sumber sengketa antara orang Yahudi dan Muslim. Orang Islam menganggap tembok ini menjadi bagian dari masjid kuno dan tempat Nabi Muhammad SAW mengikat kuda bersayapnya (Buraq) selama perjalanan Isra Mi’raj.

Masjid Salman al-Farisi

Salman al-Farisi adalah sahabat Nabi Muhammad SAW yang berasal dari Persia. Dikalangan sahabat lainnya ia dikenal dan dipanggil dengan nama Abu Abdullah. Di masjid ini terdapat pula makam pahlawan pembuat parit dalam upaya melindungi kota Madinah dalam pertempuran Khandaq.

Makam Rabiah al-Adawiyyah

Rabi’ah al Adawiyah lahir di Basrah tahun 95H (714 M) dan meninggal di Jerussalem pada tahun 185 H (796 M). Terlahir dari keluarga yang saleh dan zuhud, namun kematian ayahnya dan bencana kemarau panjang membuatnya hidup terlunta-lunta dan terpisah dari saudara-saudaranya. Inilah yang menyebabkan Rabi’ah kemudian Rabi’ah dijual oleh perampok dan dijadikan budak.

Kubah As-Shakhrakh (Dome of The Rock)

Masjid ini didirikan oleh Khalifah Umar bin Khattab berupa rumah ibadah kecil, namun kemudian diperbaiki dan dibangun kembali oleh Khalifah Abdul Malik bin Marwan pada tahun 685 M dan diselesaikan oleh putranya Khalifah Al-Walid pada tahun 705 M. (haifa)

 

LEAVE A REPLY