Pemerintah akan Bicarakan Dana Santunan Korban Crane

0
368

 

Khadimul Haramain, Raja Salman bin Abdul Aziz saat menjenguk salah satu warga yang sakit.
Khadimul Haramain, Raja Salman bin Abdul Aziz saat menjenguk salah satu warga yang sakit.

HAJIUMRAHNEWS-Kedatangan Raja Salman ke Indonesia yang tinggal menunggu hari sangat dinantikan oleh semua kalangan bangsa Indonesia. Banyak hal penting dan berbagai macam perjanjian yang akan dibicarakan dari mulai diplomasi ekonomi, politik dan tentunya terkait kuota dan pelaksanaan haji di tanah suci. Namun, selain dari ketiga aspek di atas, pemerintah juga berencana akan membicarakan terkait dana santunan bagi keluarga yang sanak saudaranya menjadi korban musibah crane di tanah suci, 2015 silam.

Terkait hal ini, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan bahwa pembicaraan terkait dana santunan ini memang bukan menjadi topik utama dalam pertemuan dengan Raja Salman. Meski begitu, Presiden Joko Widodo akan secara terbuka untuk membahas dana santunan keluarga korban jatuhnya crane tersebut.

“Kita lihat nanti kondisinya seperti apa, karena ini (Raja Salman) waktunya sangat padat,” terang Lukman di Istana Presiden, Bogor, Jawa Barat pada Senin (27/1).

Lukman juga menegaskan, meskipun pembicaraan ini tidak dibahas langsung oleh presiden, tapi hal ini bisa dibicarakan oleh kementrian terkait seperti Kementrian Agama dan Kementrian Luar Negeri.

Pembicaraan terkait hal ini dirasa perlu dibahas seiring dengan pelaporan dari keluarga korban Ferry Mualidin (36 tahun), Zaenab (75 tahun) yang menagih janji pemerintah Arab Saudi yang akan memberikan uang santunan sebesar Rp 3,8 miliar. “Sampai sekarang kami belum mendapat uang yang dijanjikan oleh Pemerintah Arab Saudi,” ujar sang ibu kandung di Bekasi, Senin (27/2).

Hal itu diungkapkannya terkait berita kedatangan Pemimpin tertinggi Kerajaan Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz ke Indonesia pada Rabu (1/3). Ferry merupakan salah satu dari delapan jamaah haji asal Jawa Barat yang tewas akibat tertimpa crane di Mina, Arab Saudi pada Jumat, 11 September 2015.

Pemerintah Arab Saudi menjanjikan akan memberi dana santunan bagi keluarga korban meninggal sebesar 3,8 miliar dan santunan korban yang cacat fisik sebesar 1,9 miliar. Tidak hanya itu, keluarga yang ditinggalkan juga akan di berangkatkan ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji sebanyak dua orang.

Zaenab sangat menantikan janji dari Pemerintah Arab Saudi tersebut. Hal ini karena jatah kursi tersebut akan ia manfaatkan untuk berziarah ke makam anaknya di tanah suci bersama istri Ferry, Linda Marlinda (38 tahun). “Terutama istrinya, Linda Marlinda (38), dia ingin sekali berziarah ke makam suaminya di sana,” tutur Zaenab. (Jab)

 

LEAVE A REPLY