Keutamaan Masjidil Haram

0
573
Keutamaan Masjidl Haram. (foto:ist)
Keutamaan Masjidl Haram. (foto:ist)

Dari Jabir bin Abdillah, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam (SAW) bersabda, “Sholat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih utama dari pada 1000 sholat di masjid lainnya selain Masjidil Haram. Sholat di Masjidil Haram lebih utama daripada 100.000 shalat di masjid lainnya. (HR Ahmad dan Ibnu Majjah).

Keterangan tersebut menegaskan bahwa Masjidil Haram memiliki keutamaan tersendiri dibanding masjid-masjid lainnya. Secara jelas, Rasulullah SAW mengatakan bahwa sholat di Masjidil Haram lebih baik 100.000 kali dibanding sholat di masjid lainnya.

Karena itu, tak heran bila Masjidil Haram seakan tidak pernah sepi dari kalimat pujian kepada Allah Subhanahu Wata’ala (SWT). Diantara mereka ada yang melaksanakan thawaf, sholat, maupun i’tikaf. Dan yang kerap menghidupkan suasana hiruk pikuk Masjidil Haram adalah aktifitas thawaf. Baik dalam rangkaian ibadah umrah maupun thawaf sunnah yang dibedakan dengan pakaian jamaah. Thawaf dalam keadaan mengenakan kain ikhram atau berpakaian biasa.

Dalam sebuah hadits Ibnu Abbas Radhiallahu Anhu (RA) yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi, disebutkan bahwa ada 120 rahmat Allah diturunkan setiap hari di Baitullah. Enam puluh rahmat diantaranya diberikan kepada mereka yang tengah mengerjakan thawaf.

Menurut para ulama terdahulu, menerangkan hadits tersebut bahwa thawaf mendapat 60, sholat 40 dan melihat Ka’bah mendapat 20 nikmat. Dijelaskan mengapa thawaf mendapat nikmat paling banyak, lantaran aktivitas thawaf itu sendiri beserta sholat dan melihat Ka’bah. Sementara sholat tetaplah sholat, pun dengan melihat Ka’bah hanya melihat saja tanpa diserai thawaf dan melihat ke Ka’bah

Tak heran bila, setiap tahunnya, jutaan umat Islam berbondong-bondong untuk menunaikan ibadah haji. Terlebih lagi di luar musim haji, seakan tak perhan henti, Masjidil Haram selalu dipenuhi kaum muslim dari segala penjuru dunia untuk menunaikan ibadah umrah. Tak heran pula jika Khadimul Haramain, dalam hal ini Raja penguasa Kerajaan Arab Saudi terus melakukan perombakan, perluasan dan peningkatan fasilitas Masjidil Haram untuk melayani para jamaah. (hai)

 

 

LEAVE A REPLY