Tokoh Banten Apresiasi Keberhasilan Banten Juara Umum MTQ Nasional

0
1006

IMG-20160807-WA0013_resizedHAJIUMRAHNEWS – Sejumlah tokoh Banten mengapresiasi keberhasilan kafilah Banten menjadi juara umum Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional ke-16 di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, 30 Juli – 7 Agustus 2016.

Mereka cukup banga kepada para peserta MTQ yang bisa membuktikan kemampuannya dan berharap prestasi tersebut bisa dipertahankan di MTQ yang akan datang.

“Saya bangga para qori dan qoriah Banten bisa meraih juara umum.  Keberhasilan ni juga membuktikan tingkat kereligiusan Banten di tingkat nasional. Semoga ini bisa dipertahankan di MTQ mendatang,” kata tokoh Banten Aeng Chairuddin kepada hajiumrahnews.com di sela penyambutan kafilah MTQ Banten di Bandara Soekarno Hatta, Minggu (7/8).

Aeng juga berharap bahwa keberhasilan ini akan mengangkat citra Banten sebagai provinsi yang identik dengan qori dan qoriahnya. “Seperti misal Lampung kan terkenal dengan angkat besi atau Jambi dikenalnya sebagai provinsi yang banyak bibit atlet renang nasional,” ujar Aeng.

Beberapa tokoh masyarakat Banten lain yang hadir menyambut para kafilah MTQ antara lain Prof HMA Tihami, CEO Gaido Travel yang juga pengurus Urang banten H Muhammad Hasan Gaido. Selain itu banyak pula pejabat di lingkungan Pemprov Banten antara lain Asisten Daerah urusan Pembangunan & Kesra Eneng Nurcahyati, Kabiro Kesra Irfan Santoso dan lainnya.

IMG-20160807-WA0010_resized

Sementara itu, mantan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten Prof HMA Tihami mengharapkan bahwa keberhasilan ini bisa memotivasi masyarakat Banten untuk semakin mendalami Al Quran. “Banten sejak dulu sudah dikenal gudangnya qori. Dulu bahkan sebelum di daerah lain ada Akademi Ilmu Al Quran, di Banten sudah ada. Sayangnya sekarang sudah tutup,” kata dia.

Prof Tihami berharap keberhasilan Banten meraih juara umum MTQ nasional ke 16 ini bisa menjadi tonggak untuk membangkitkan lagi pendidikan tinggi khusus Al Quran atau paling tidak di Banten ada Pusat Studi Al Quran. “Itu untuk pembinaan qori, studi Al Quran, dan hafalan Al Quran,” kata dia. (nrd)