Republik UKM akan Lakukan Pemekaran Wilayah

0
704
Presiden Republik UKM, Eko Kurniawan dan Wakil Presiden Republik UKM, Wisnu Febri Pradana berposa bersama para petinggi Republik UKM di Banten Resto, yang ada di Jalan Pamulang 2 Raya, No. 5B-C, Tangerang Selatan pada Kamis (9/6). foto: HUN
Presiden Republik UKM, Eko Kurniawan (kemeja putih) dan Wakil Presiden Republik UKM, Wisnu Febri Pradana (Polo T-Shirt biru) berposa bersama para petinggi Republik UKM di Banten Resto, yang ada di Jalan Pamulang 2 Raya, No. 5B-C, Tangerang Selatan pada Kamis (9/6). foto: HUN

HAJIUMRAHNEWS – Wakil Presiden Republik UKM, Wisnu Febri Pradana, mengatakan salah satu program kerja yang akan diusung oleh Republik UKM di tahun 2016 ini adalah pemekaran pengurus wilayah. Berikutnya, peningkatan program kapasitas untuk pelaku-pelaku UKM yang berada di Indonesia khususnya anggota Republik UKM.

“Kita bangun kerjasama antara pihak swata maupun pihak pemerintah salah satunya kita akan kerjasama dengan Gaido Group,” kata pria yang biasa disapa Bang Dan ini kepada hajiumrahnews.com di sela-sela acara Soft Launching Banten Resto di Gaido Plaza Jalan Pamulang 2 Raya No. 5 B-C, Tangerang Selatan, Kamis (9/6).

Selanjutnya, Bang Dan menjelaskan bahwa tujuan utama Republik UKM berdiri adalah untuk menyatukan UKM-UKM yang ada di Indonesia –yang jumlahnya sudah ribuan. Maka dari itu Republik UKM sejak awal membentuk tiga program unggulan.

Diantaranya, pertama yaitu Pasarkan UKM. Maksudnya bahwa Republik UKM memikirkan dan membuat program bagaimana mengenalkan produk-produk yang dimiliki anggota Republik UKM khususnya untuk ditawarkan ke masyarakat baik dengan media online maupun offline.

Kedua, program Beli UKM, yaitu produk yang ada di anggota Republik UKM diutamakan untuk dibeli oleh anggotanya sebelum memikirkan produk lain. Ketiga yaitu Jaga UKM maksudnya adalah menjaga kestabilan UKM mulai dari produk maupun personalnya. “Maka secara tidak langsung Republik UKM akan menjaga kestabilan ekonomi di Indonesia,” katanya.

Menurutnya, saat ini, anggota Republik UKM  sudah terdata kurang lebih 400 anggota, sementara yang belum terdata kurang lebih 1000 anggota.

Lebih lanjut ia menjelaskan Republik UKM hadir menjadi salah satu wadah dimana bisa mengayomi teman-teman UKM membentuk  sebuah komunitas dimana salah satu pergerakannya yaitu memasarkan produknya.

Dengan terbentuknya tiga program tersebut diharapkan terjadi kolaborasi sistem. Sepertii contoh pengusaha yang bergerak dibidang kuliner maka akan membutuhkan ayam dan daging sapi sapi. Di sisi lain ada pengusaha yang bergerak dalam bidang tersebut bisa dimanfaatkan untuk melengkapi usaha dan bersinergi.

Sementara itu, founder Gaido Group, M. Hasan Gaido sangat mengapresiasi maksud rencana kerjasama tersebut. Karena itu, ia akan mendukung program Republik UKM. “Tentunya didukung oleh pemerintahan perdagangan kemudian juga didukung oleh perusahaan swast yang bisa mempercepat visi dan misi Republik UKM,” kata M Hasan Gaido yang juga menjabat sebagai Ketua Bilateral Kadin Komite Tetap Timur Tengah.

Hasan yang juga Sekjen Asosiasi Usaha Menengah Indonesia (AUMI) ini menambahkan pihaknya akan membantu UMKM yang dari level kecil untuk segera  menengah dan menengah jangan berlama-lama menengah untuk bisa menjadi besar dan menjadi perusahaan mandiri untuk membantu UMKM lainnya.

Sementara Presiden Republik UKM, Eko Kurniawan, mengajak seluruh masyarkat terutama pelaku UKM untuk bergabung bersama Republik UKM dan bersama-sama memajukan ekonomi Indonesia.

“Dan saya yakin dengan bersatunya UKM di Indonesia  maka kita akan menjadi negara  yang kuat secara ekonomi maupun kuat secara  kapasitas secara UKM,” pungkasnya. (sun)

LEAVE A REPLY