Inilah Pentingnya Asosiasi Bagi Travel Haji dan Umrah

3
1828

first travelHAJIUMRAHNEWS – Kasubdit Pembinaan Umrah Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Arfi Hatim menilai, keberadaan asosiasi penyelenggara haji dan umrah cukup penting bagi travel Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU).

Asosiasi penyelenggara haji dan umrah adalah mitra bagi pemerintah, khususnya Kementerian Agama ketika melakukan koordinasi dalam penyelenggaraan haji khusus dan umrah.

“Untuk anggota juga banyak manfaatnya terutama ketika penyelenggara harus berhubungan dengan pihak-pihak terkait seperti Kedubes Arab Sadi, maskapai penerbangan. Melalui asosiasi, kepentingan-kepentingan anggota akan terakomodasi,” kata Arfi kepada hajiumrahnews, kemarin.

Pernyataan itu disampaikan Arfi terkait ditolaknya First Travel masuk menjadi anggota oleh empat asosiasi penyelenggara haji dan umrah. Tak Terbuka, First Travel Ditolak Masuk Empat Asosiasi.

Meski demikian, menurut Arfi, travel penyelenggara haji dan umrah tetap bisa memproses perpanjangan izin PPIU di Kemenag kendati travel tersebut tidak tergabung di asosiasi yang ada.

“Tidak perlu ada rekomendasi asosiasi untuk perpanjangan izin, kecuali jika itu provider visa harus ada rekomendasi dari asosiasi,” kata Arfi.

Saat ini ada empat asosiasi penyelenggara haji dan umrah yang diakui Kementerian Agama yakni Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh), Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI), Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah dan Inbound  Indonesia (Asphurindo), dan Kesatuan Tour Travel Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kesthuri). (nrd)

3 COMMENTS

  1. Seperti halnya gubernur Jakarta…
    Lebih baik sendiri/independen tapi banyak yang mendukung. Karena jika masuk dalam suatu partai, akan banyak kepentingan partai ataupun individu yang dikedepankan.
    Dalam hal ini FT mungkin merasa asosiasi terlalu banyak kepentingan individu….
    Bukankah asosiasi ini pengurusnya juga mempunyai travel sendiri ? Akan lebih bijaksana jika para pengurus asosiasi ini adalah pribadi independen yang tidak mempunyai (owner) dari travel haji & umrah.
    Ini menurut pendapat pribadi saya.

  2. sepertinya penyebabnya FT di tolak bukan seperti itu, tapi karena penilaian yang sangat obyektif… mau tahu? tanyakan langsung ke Asosiasi.

Comments are closed.