Kanwil Kemenag Jabar Sosialisasikan Pendaftaran Calon Haji

0
964

1HAJIUMRAHNEWS – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Jawa Barat (Jabar) melakukan sosialisasi prosedur pendaftaran dan pembatalan calon jamaah Haji tahun 2016, di Hotel Lingga-Bandung, Rabu (20/4).

Sosialisasi ini seiring dengan ditertibkannya Peraturan Menteri Agama (PMA) nomor 29 tahun 2015 yanag telah ditetapkan pada tanggal 27 Mei 2015 menggantikan PMA nomor 14 tahun 2012.

“Sosialisasi ini berkaitan dengan perubahan kebijakan prosedur pendaftaran calon jama’ah Haji reguler 2016, PMA nomor 29 2015”, ujar H. Ajam Mustajam, Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jabar kepada hajiumrahnews.com kemarin.

Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini kendala-kendala yang ada di daerah bisa teratasi dengan  baik. Sosialisasi itu juga diharapkan memberikan kemudahan dan mempercepat pelayanan pada jama’ah sesuai dengan aturan mainnya. “Supaya pelayanan dan pembatalan yang dilaksanakan di Kab/kota itu tidak ada kendala,” tuturnya.

Handiman Romdony, ketua panitia acara mengatakan bahwa salah satu tujuan diadakan acara ini supaya petugas-petugas yang ada di daerah itu bisa melayani calon jamaah haji dengan baik.

“Daerah langsung melayani calon jamaah haji secara paripurna. Termasuk juga persoalan pembatalan calon jamaah haji, yang semula dari daerah mengusulkan ke Kanwil, sekarang daerah sudah bisa membatalkan sendiri,” katanya.

2

Peserta sosialisasi sebanyak 65 orang yang hampir seluruhnya dari para Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kabupaten/Kota yang ada di Jabar, berikut tenaga teknis atau operator Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) langsung dipandu oleh Subdit Pendaftaran dan Siskohat Kemenag RI.

Salah seorang peserta sosialisasi mengatakan bahwa acara ini sangat penting diadakan, agar pihaknya bisa lebih jelas soal regulasi ter-up date soal pendaftaran dan pembatalan calon jamaah haji 2016. Misalnya soal regulasi pendaftaran,

“Semula masyarakat datang mendaftar ke Kemenag lalu ke bank. Sekarang ke bank dulu melakukan pembayaran, lalu membawa bukti setorannya ke Kemenag untuk mendapatkan porsi (Surat Pendaftaran Pergi haji/SPPH),” tutur H. Jaelani, yang juga Kasi PHU Kabupaten Bekasi ini. (war)

LEAVE A REPLY