BREAKING NEWS Ini Permintaan Asosiasi Penyelenggara Umrah Terkait Masalah Visa

3
5893

IMG-20160404-WA0024_resizedHAJIUMRAHNEWS – Empat asosiasi penyelenggara haji dan umrah meminta sejumlah bantuan kepada Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama terkait persoalan sticker visa yg mengakibatkan tertundanya keberangkatan jamaah umrah

Para penyelenggara umrah meminta Ditjen PHU untuk menyampaikan kepada media bahwa ini kejadian  menjadi force majeure karena bukan  kesalahan teknis oleh penyelenggara. Masalah ini bukan pembatalan tapi tertunda dibakibatkan visa.

“Harapan kami ini akan bisa menenangkan jemaah yang tertunda,” tutur H Muhammad Hasan yang mewakili Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) dalam keterangannya usai pertemuan dengan Dirjen PHU Abdul Djamil dan Direktur Pembinaan Haji dan Umrah Muhajirin Yanis di Kantor Kemenag, Senin sore.

Wakil empat asosiasi tersebut berasal dari Himpuh, Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI), Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah dan Inbound  Indonesia (Asphurindo), dan Kesatuan Tour Travel Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kesthuri).

Ditjen PHU juga diminta untuk membantu PPIU sebagai pelaksana agar tidak dicap tak mampu menyelenggarakan perjalanan umrah. Selain itu juga Kemenag diharapkan membantu pihak terkait seperti penerbangan agar tidak membuat tiket umrah hangus karena penundaan tersebut.
“Kami juga meminta Ditjen PHU untuk membuat surat kepada kedutaan agar tidak terjadi kembali di kemudian hari serta membuat surat kepada maskapai penerbangan agar tidak mengenakan tindakan yang tidak wajar. Surat itu di tembuskan kepada Kementrian perhubungan,” tutur Muhammad Hasan yang juga ketua bidang umrah dan wisata muslim Himpuh.

Setelah pertemuan itu,  Dirjen PHU memberikan nasehat agar asosiasi tidak terlalu tegas dengan Kedutaan Besar Saudi Araia (KBSA) karena adanya kepentingan haji dan umrah. “KBSA memiliki hak khusus tentang pengeluaran visa,” tutur Dirjen Abdul Djamil dalam pertemuan itu.

Dia meminta Himpunan Penyelenggara umrah ini juga diminta untuk menyampaikan kepada media terkait persoalan ini. “Kami juga akan langsung berkoordinasi dengan penerbangan,” kata Dirjen PHU. (nrd)

3 COMMENTS

  1. pemerintah dalam hal ini harus betul-betul tegas membela pengusaha travel umroh. mereka adalah pengusaha-pengusaha kecil. persoalan seperti ini sudah sangat sering terjadi harusnya sudah bisa diantisipasi. organisasi resmi dan tidak resmi umroh harusnya bersatu melakukan “perlawanan” terhadap kesewenang-wenangan ini.

  2. Ketika kita memutuskan untuk berangkat menunaikan ibadah UMROH, maka kita perlu menyadari bahwa :

    1) Yakin bahwa jadi/ tidaknya kita berangkat itu MUTLAK keputusan Allah swt.
    2) Tugas kita hanyalah IKHTIAR sebaik-baiknya dengan memilih TRAVEL Umroh yang terpercaya, memilih AGEN TRAVEL yang terpercaya.
    3) Ketika kita sudah IKHTIAR maka Allah swt yang ber-KUASA atas apapun yang akan terjadi nanti.
    4) SABAR jika ada kendala, misalnya : ditunda, gagal visa, dll.
    5) Yakinlah, Allah SWT akan memberikan jalan keluarnya.
    6) AMBIL HIKMAHnya dari setiap kejadian.

LEAVE A REPLY