Ini Kronologi Persoalan Sticker Visa di KBSA

4
9510

kedutaan arab saudiHAJIUMRAHNEWS –  Persoalan visa yang membuat ribuan calon jamaah umrah tertunda berangkat Senin (4/4) ini terjadi akibat ketiadaan sticker visa di Kedutaan Besar Arab Saudi (KBSA).

Pada 24 Maret 2016, KBSA sebenarnya sudah menginformasikan kepada provider visa bahwa pengurusan visa umrah mulai 28 Maret hanya boleh dilakukan H-1 keberangkatan.

“Sebelumnya visa bisa diurus satu atau empat minggu sebelum keberangkatan. Dengan aturan baru tersebut tidak boleh lagi, harus H-1 keberangkatan,” ujar Direktur Utama PT Dua Ribu Wisata Muhammad Ja’far ketika dihubungi hajiumrahnews, Senin (4/4) malam.

Sampai Jumat kemarin, pengurusan visa sebenarnya relatif  tidak ada persoalan. Permasalahan mulai terjadi Senin pagi ketika sejumlah penyelenggara umrah ingin mengambil visa untuk keberangkatan hari ini. “Berdasarkan informasi orang Kedutaan, visanya sebenarnya sudah siap cetak, tinggal stickernya yang tidak ada,” tutur Ja’far.

Ia bersama penyelenggara umrah yang lain menunggu dengan was-was dan berharap visa bisa keluar hari ini, meskipun telat. “Saya tunggu jam 11 belum keluar, jam 13, dan jam 15.00 ternyata belum keluar juga. Padahal pihak penerbangan yang kami pakai, Garuda masih mau mengunggu asalkan sampai jam 16.00,” kata dia.

Sedianya, Dua Ribu Wisata Senin ini memberangkatkan 33 jamaah umrah pada pukul 11.30 WIB menggunakan pesawaat Garuda. Jamaah tersebut berasal dari Jakarta dan Palembang. “Karena masalah visa ini, untuk jamaah yang dari Palembang sudah kita inapkan di hotel sekitar bandara. Mudah-mudahan besok sticker sudah datang,” kata Jafar.

Ia berharap masyarakat tidak mencap keterlambatan ini kepada penyelenggara umrah. Sebab, pihaknya juga menjadi korban dari persoalan visa di KBSA. “Kami juga berharap pihak penerbangan bisa memahami kondisi ini sehingga tiket kita tidak hangus. Demikian juga hotel di Saudi yang sudah kita booking jauh hari,” tutur dia.

Meski demikian, menurut Ja’far, sebagai penyelenggara ibadah umrah yang profesional, pihaknya siap menanggung semua kerugian akibat tertundanya keberangkatan ini. “Jangan sampai masalah ini dibebankan ke jamaah,” ujarnya. (nrd)

4 COMMENTS

  1. Ass.Wr.Wb
    Maaf..Bapak/Ibu melalui forum ini aq mau bertanya ada nggak yg tau PT.NURUL AL-ABDAS Makassar pimpinanx Hj.Andi Bunga Pipi & Hj.Hastia bekerja sama dgn provider visa apa..?soalnya pimpinanx tdk mau memberitahu nama provider visa yg diajak kerjasama/bermitra, pada hal kami telah mendaftar & melunasi biaya umroh sejak thn 2014 namun sampai april 2016 ini kami belum diberangkatkan ke Tanah Suci.ini nmr Hp’ku:0852 421 57979 siapa tau ada yg bisa membantu.Trim’s sebelumx atas bantuan/perhatian & kerjasamax.

  2. Peraturan baru ini seharusnya sudah diketahui, dipahami dan diikuti oleh Provider Travel penyelenggara umroh, atau adanya kesalahan teknis sistem dari KBSA. tentunya kejadian ini membuat para jemaah menjadi kecewa atau terbengkalai.. pihak travel seharusnya dapat memberitahukan perubahan yg pasti serta pemunduran jadwal dari jauh hari..

LEAVE A REPLY