Moratorium Dibuka, Ratusan Travel Ajukan Izin sebagai PPIU

0
2385

kemenagHAJIUMRAHNEWS – Sejak moratorium pemberian izin baru Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) dibuka oleh Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama awal Januari 2016, tercatat sudah ratusan perusahaan travel yang mengajukan izin sebagai PPIU ke direktorat tersebut.

“Sejak dibuka Januari lalu, sudah ada sekitar 100 perusahaan travel yang mengajukan,” kata Direktur Pembinaan Haji dan Umrah Ditjen PHU Muhajirin Yanis kepada hajiumrahnews di Jakarta, Kamis (24/3).

Berdasarkan surat Dirjen PHU Kementerian Agama RI Nomor: Dj/Dt.VII.I/4/HJ.09/7593/2015 tentang Pemberian Rekomendasi Perizinan Umroh, maka moratorium PPIU yang sempat dihentikan sejak l 8 Juni 2014 dapat dibuka kembali.

Menurut Muhajirin, pihaknya membuka kembali moratorium izin PPIU setelah mendengar berbagai masukan antara lain dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang menghendaki agar kebijakan tersebut dicabut karena menghalangi persaingan usaha. “Kita buka saja izin ini daripada kita kejar-kejaraan sama yang travel belum punya izin tapi memberangkatkan jamaah umrah,” tutur dia.

Kebijakan tersebut juga terkait pelaksanaan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan membuka semua sektor usaha, termasuk penyelenggaraan haji dan umrah, bagi penyelenggara dari negara Asean. “Jangan sampai nanti yang mengurus adalah travel-travel dari Malaysia atau Singapura. Untuk itulah potensi yang ada di dalam negeri ini kita kembangkan,” kata Muhajirin.

Meski demikian, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi travel untuk menjadi PPIU yakni adanya audit dari kantor akuntan publik yang menunjukkan bahwa perusahaan tersebut layak secara keuangan dan manajemen. “Akuntannya juga harus yang sudah mendapat legitimasi dari Kementerian Keuangan,” tutur dia.

Selain itu, menurut Muhajirin, perusahaan tersebut harus sudah menjadi biro perjalanan wisata (BPW) minimal selama dua tahun. “Bagi yang sudah profesional, persyaratan tersebut sebenarnya tidak sulit. Yang sulit itu bagi orang yang ingin coba-coba saja sebagai penyelenggara umrah,” tutur dia. (nrd)

LEAVE A REPLY