Hasan : Korban Kasus Penipuan Umrah Sudah Puluhan Ribu

0
3602

hasanHAJIUMRAHNEWS – Apa yang terjadi saat ini sudah menelan korban bukan lagi ratusan tapi, sudah puluhan ribu calon jamaah umrah yang sudah tertipu. Bahkan termasuk calon jamaah haji khusus. Dan apa yang terjadi saat ini sebenarnya merupakan seperti gunung es yang baru meledak.

Demikian ditegaskan Ketua Bidang Umrah dan Wisata Muslim, Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh), Muhammad Hasan kepada hajiumrahnews.com usai menjadi narasumber di Kabar Siang di TVOne, Kamis (24/3).

“Dan saya yakin ke depan akan lebih besar lagi,” kata M Hasan yang juga pendiri Gaido Travel ini.

Menurutnya, jauh sebelum meledaknya kasus-kasus penyimpangan penyelenggaraan umrah, pihaknya, Himpuh telah mewanti-wanti pemerintah untuk segera mengantisipasinya. “Kami jauh sebelum ini telah menyelenggarakan acara tentang bom waktunya MLM umrah,” kata Hasan menyinggung salah satu penyebab dari sejumlah kasus yang menimpa jamaah umrah.

Hasan mengatakan, memang secara keilmuan dan strategi pemasaran MLM (multilevel marketing) sah dan tidak salah, tapi menjadi salah dan illegal ketika diterapkan di penyelenggaraan umrah yang dijual secara MLM. Karena ijin penyelenggaraan haji dan umrah itu menjadi domain Kementerian Agama, sementara Kemenag tidak mengeluarkan izin haji dan umrah untuk dipasarkan secara MLM.  Ada pula yang indikasinya money games.

Padahal yang namanya umrah, kata Hasan, daftar sekarang maka bisa langsung berangkat minggu depan atau paling lambat dua minggu. “Bukan daftar umrah lalu bayar sekarang tapi berangkatnya tahun depan,” katanya.

Untuk itu, Hasan menghimbau kepada masyarakat mustinya lebih waspada dan teliti sebelum pergi ke Tanah Suci. Sebagaimana yang dicanangkan oleh pemerintah lewat program 5 Pasti Umrah yakni, pastikan travelnya yang berizin, pastikan maskapai dan jadwal penerbangannya, pastikan program layananan selama di Tanah Suci, pastikan hotelnya dan pastikan visanya. “Ini yang diwanti-wanti pemerintah, dan masyarakat mustinya sama-sama mengikuti anjuran dan program pemerintah,” sarannya.

Sebelumnya, dalam dialog di Kabar Siang, selain Hasan, ada juga Direktur Jenderan Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama, Abdul Djamil yang menyampaikan tanggapannya secara langsung dari kantor Kemenag di Lapangan Banteng.

Dalam kesempatan tersebut, Djamil menyampaikan bahwa pihaknya telah menyampaikan informasi kepada masyarakat luas untuk memastikan apabila hendak umrah pastikan terlebih dulu travelnya, maskapainya, hotelnya, programnya, dan visanya. “Jadi sebelum memutuskan untuk umrah, masyarakat musti pastikan dulu semuanya,” ujarnya. (hai)

LEAVE A REPLY